Jumat, 19 Agustus 2016



D. PENGADAAN FASILITAS DAN BAHAN BAKU PRODUKSI
1. Pengadaan Fasilitas
                Berkaitan dengan hak paten ini biasanya perusahaan memiliki 3 metode yaitu dengan cara membeli,menyewa dan membuat perusahaan patungan dengan pemilik hak paten . fasilitas pengangkutan juga merupakan faktor penting yg harus diperhatikan.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam pengadaan fasilitas adalah :
a.       Perencanaan pekerjaan harus siap serta mesin-mesin  dapat digunakan dengan efektif dan efisien.
b.      Pemeliharaan dan service rutin
c.       Jaminan keamanan dan keselamatan kerja,kesehatan,kebersihan,dan penerangan di tempat kerja .
d.      Produk mesin harus lebih dari satu agar pekerjaan tdak tertumpuk pada satu mesin.
e.      Pembagian ruang dan penempatan mesin dalam ruang usaha untuk kelancaran kegiatan usaha .

a.       Penentuan mesin dan peralatan
Dalam menentukan mesin dan peralatan dan uga perlu mempertimbangkan faktor nonteknologi anatar lain :
1.       Temaga ahli yang akan menggunakan mesin dan perlatan tersebut
2.       Fasilitas pemeliharaan dan perbaikan mesin serta perlatan di lokasi usaha
3.       Infrastruktur seperti sarana dan fasilitas pengangkutan untuk membawa mesin sampai ke lokasi usaha.
Dalam proses produksi juga perlu membuat daftar tentang mesin dan perlatan apa saja yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut :
1.       Peralatan angkutan
2.       Peralatan elektronik
3.       Peralatan mekanik
4.       Mesin pabrik
5.       Peralatan lain
Selain itu penentuan jumlah suku cadang mesin dan peralatan juga harus memperhatikan ketersediannya didalam negeri serta mudah tidaknya apabila mengimpor dari luar negeri .
a.       Penentuan gedung dan bangunan lain
Biaya yang diperlukan untuk membangun gedung dan bangunan lain dikelompokkan menjadi tiga kelompok biaya yaitu :
1.       Biaya pembangunan gedung
2.       Biaya pembangunan jalan
3.       Biaya pengurusan tanah
Agar dapat mengetahui jumlah perkiraan biaya yang dibutuhkan perlu dipersiapkan denah lokasi sandar mutu bangunan juga harus dijaga dan dipilih yang berkualitas baik.
2.   pengadaan bahan baku produksi
Bahan baku tersebut harus selalu tersedia dalam jumlah yang cukuo ketika diperlukan . apabila bahan baku produksi harus diimpor dari luar negeri perlu mengetahui berbagai faktor yang dapat mendukung kelancaraan pelaksanaan impor, anatara lain:
a.       Perkembangan harga produk tersebut
b.      Bahan baku tersebut dapat diimpor dari mana dan bagaimana hubungan negara kita denga negara tersebut.
Dengan demikian, perlu dibuat perkiraan jumlah kebutuhan bahan penunjang operasional usaha, kemudian dibandingkan dari daerah sekitar pabrik . brdasarkan iraian di atas dapat disimpulakan bahwa dekat atau tidaknya lokasi usha dengan pasar dapat dilihat dari biaya pengangkutan bahan baku dan bahan jadi .
E. PEREKRUTAN DAN PENEMPATAN SDM (SUMBER DAYA MANUSIA)
                Karyawan merupakan faktor yang paling penting bagi wirausaha untuk mencapai tujuan usahanya .seorang wirausaha harus dapat memilih dan menentukan jumlah karyawan yang diperlukan untuk suatu kegatan usaha . the right man of the right place tentu akan bekerja lebih efisien dan efektif . hal-hal yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia, anatara lain :
a.       Proses manajemen sumber daya manusia yang terdiri dari perencanaan sumber daya manusia,dilanjutkan dengan membuat analisis pekerjaan,rekrutmen,seleksi, dan sebagainya.
b.      Tata usaha/administrasi kepegawaian
c.       Kompensasi  dan kesejahteraan karyawan yang meliputi perhitungan besar upah/gaji sampai dengan rekreasi .
d.      Jaminan perlindungan terhadap kecelakaan kerja dan pengawasan keselamatan kerja .

Simak uraian berikut :
1.       Perencanaan sumber daya manusia
Ada dua faktor yang harus diperhatikan dalam merencanakan sumber daya manusia, yaitu faktor internal dan faktor eksternal . faktor internal anatara lain kebutuhan akan karyawan baru  untuk saat ini maupun dimasa mendatang serta rencana pengurangan karyawan . sedangkan faktor eksternal anatar lain adalah hukum ketenagakerjaan,pasar tenaga kerja,dan kualitas tenaga kerja . analisis jabatan adalah proses menetapkan tugas atau uraian pekerjaan serta tuntunan keterampilan dari suatu jabatan/pekerjaan tersebut . untuk membuat analisis jabatan diperlukan data-data antara lain :
a.       Nama pekerjaan
b.      Kegiatan yang harus dikerjakan pada suatu jabatan
c.       Peralatan atau mesin yang akan dipergunakan atau diperlukan
d.      Bahan yang digunakan
e.      Wewenang dan tanggung jawab karyawan
f.        Pendidikan dan pelatihan
g.       Kondisi pekerjaan
h.      Risiko/bahaya
Setelah menganalisi jabatan baru kemudian menentukan kualifikasi karyawan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan,anatar lain : 
1.       Pendidikan
2.       Pengalaman kerja
3.       Keahlian fisik dan komunikasi
4.       Tanggung jawab
5.       Karakter tenaga kerja
6.       Usia
7.       Jenis kelamin
8.       Keadaan fisik
9.       Temperamen
10.   Bakat

2.       Perekrutan/rekrutmen
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat karyawan,buruh,manajer,atau tenaga kerja baru untuk memenuhi sumber daya manusia di suatu perusahaan.
Perekrutan dibedakan menjadi dua bagian yaitu :
a.       Perekrutan eksternal dapat dilakukan media iklan seperti media cetak atau di kampus-kampus perguruan tinggi .
b.      Perekrutan internal dapat dilakukan dengan adanya rekomendasi dari orang-orang dalam perusahaan .
Proses ini tergantung pada kriteria yang dibutuhkan,sistem perekruta,media yang dipilih,proses tes dan wawancara,serta penawaran gaji dan tunjangan .
3.       Seleksi
Proses seleksi merupakan tindak lanjut dari erekrutan . prosedur seleksi tenaga kerja tersebut antara lainsebagai berikut :
a.       Menerima berkas lamaran kerja
b.      Melihat daftar riwayat hidup pelamar
c.       Melakukan penyortiran berkas lamaran
d.      Memanggil kandidat karyawan untuk melakukan tes tertulis dan wawancara  karyawan
e.      Pengisian formulir karyawan
f.        Wawancara awal
g.       Tes/psikotes
h.      Pengujian sikap
i.         Pengujian keterampilan
j.        Meneliti pengalaman kerja calon karyawan dan surat keterangan lain
k.       Pemeriksaan kesehatan
l.         Evaluasi hasil perekrutan
m.    Wawancara akhir
n.      Penempatan calon karyawan baru
o.      Pengangkatan karyawan

4.       Sosialisai dan orientasi
Proses sosialisai dilakukan setelah proses seleksi selesai . setelah sosialisasi selesai, dilanjutkan oleh proses orientasi untuk membantu penyesuaian diri dengan pekerjaan, tempat, lingkungan, kenyaman dan kemanan dalam bekerja .
5.       Pelatihan(training) dan pengembangan
Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam meberi kontribusi terhadap efektivitas organisasi .
6.       Penilaian prestasi kerja
Prestasi kerja harus dinilai dan dievaluasi sesuai dengan standar yang berlaku diperusahaan jika ada nilai rendah maka harus di evaluasi dan di perbaiki lagi .
7.       Promosi, Rotasi, Demosi, dan PHK
Seorang karyawan bisa dipromosikan bila memiliki prestasi kerja, karyawan juga bisa didemosikan(penurunan jabatan atau posisi) bila prestasi kerja rendah untuk kemudian ditempatkan dibagian yg kurang penting atau bahkan di-PHK (pemutus hubungan kerja) . apapun pilihannay pasti akan mempengaruhi perencanaan SDM .

Sabtu, 13 Agustus 2016



C. PENENTUAN DAN PENGURUSAN TEMPAT USAHA
Pada saat membuka usaha,salah satu faktor paling penting adalah lokasi usaha. Tempat usaha yg strategis harus memilih tempat yg mampu memberikan profit(keuntungan)  terhadap usahanya.
1.       Lokasi pertokoan
Ada bebeapa pertimbangan dalam memilih lokasi pertokoan,yaitu :
a.       Tingkat kepadatan penduduk
Lokasi usaha yg memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi,mempunyai peluang yg lebih tinggi, mempunyai peluan yg lebih tinggi untuk kemajuan usahanya .
b.      Tingkat pendapatan masyarakat calon konsumen
Hal ini berhubungan dengan daya beli masyarakat terhadap produk
c.       Banyaknya usaha lain di tempat tersebut
Hal ini akan menarik pelanggan untuk berbelanja, dimana pelanggan dapat berbelanja semua kebutuhannya di satu tempat .
d.      Pertimbangan ekonomis
Wirausaha juga perlu melihat kembali prospek usaha ditempat tersebut . meskipunmal lebih ramai pengunjung,harga sewa tempatnya lebih mahal .
e.      Traffic (lalu lintas)
Lihat lau lintasnya, apakah dilalui banyak orang atau banyak kendaraan. Agar tidak sia-sia lalu lintasnya selalu macet juga kurang baik prospeknya .
f.        Tingkat persaingan
Harus yakin dengan posisi tempat yg strategis ,modal lebih besar dan menyediakan pelayanan lebih baik silahkan memasuki persaingan usaha .
g.       Keamanan dan akses parkir
Faktor keamanan sangat pening ada juga resiko kecurian terhadap stock barang . selain itu, pilih lahan parkir yg luas dan aman untuk kendaraan , tentu konsumen kan beralih ke tempat lain yg menyediakan tempat tersebut .

2.       Lokasi perusahaan
Ada dua hal yg berhubungan dengan penentuan lokasi perusahaan. Pertama, lokasi perkantoran yg disebut dengan tempat kedudukan. Kedua, lokasi perusahaan yg disebut tempat kediaman.
Hal-hal yg perlu diperhatikan ketika menentukan tempat kedudukan dan tempat kediaman, yaitu :
a.       Badan usaha yg memiliki perusahaan harus memilih tempat untuk masing-maasing perusahaan tersebut .
b.      Pemilihan tempat kediaman perusahaan rehabilitas, seperti keuntunganyg timbul dari proses produksi .

3.       Lokasi pabrik
Hal –hal yg mempengaruhi penentuan lokasi pabrik, antara lain :
a.       Kedekatan dengan sumber bahan baku produksi
Contohnya seperti bahan bakar,air,dan lainnya sangat penting .
b.      Kedekatan konsumen/pasar
Contohnya seperti perusahaan distrubusi kue basah. Perusahaan ini harus berlokasi di tempat yg dekat untuk menjaga kualitas makanan yg relatif tidak tahan lama.
c.       Ketersediaan/kemudahan untuk mendapatkan tenaga kerja
Dipengaruhi oleh tingkat upah tenaga kerja yg tersedia dan kemudahan memperoleh tenaga kerja ahli.
d.      Kemudian fasilitas pengangkutan dan transportasi
Kemudahan fasilitas ini bisa membantu perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar dan mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap lokasi tertentu .
e.      Sikap masyarakat sekitar serta peraturan pemerintah
Peranan itu dapat dapat berupa bimbingan usaha, kemudahan regulasi, dan pemberian fasilitas modal yg berkaitan dengan investasi proyek di daerah-daerah .